Nubuatan

Tulisan ini bertujuan memberi pemahaman yang benar tentang nubuatan Yesaya 53 karena sebagian orang – penganut Yudaisme – menerapkannya sebagai Bangsa Israel.

Yesaya 53:1-12

 Hamba yang menderita

 

Yes 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah  tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Ayat parallel:

Yes 51:9 – Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan TUHAN! Terjagalah seperti pada zaman purbakala, pada zaman keturunan yang dahulu kala! Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab (nama symbol dari Mesir, Maz 87:4; 89:10; Yes 30:7; 51:9), yang menikam naga (setan, Wah 12:9) sampai mati?;

Yoh 1:12 – Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Yoh 12:37,38 – Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?”

Yes 53:2

Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.

Yes 11:1 – Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Yes 52:14 – Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia–begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi–;

Yer 23:5- Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.

Yes 53:3

Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Yes 49:7 –  Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang, kepada dia yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-penguasa: “Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau.”;

Yes 53:10 –  Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.

Penderitaan Kristus diramalkan

Yes 53:4.

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

Lihat Yes 53:5-6;

Mat 8:17 – Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Yes 53:5

Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Yoh 19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

Kej 3:15 – Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Yes 53:6

Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Maz 69:4 – Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan lebih banyak dari pada rambut di kepalaku; terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku, yang memusuhi aku tanpa sebab; aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas.

Yes 53:7

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Mat 26:63 – Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.”;

Mark 14:61 – Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?”;

Yoh 19:9 –  lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan dan berkata kepada Yesus: “Dari manakah asal-Mu?” Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya.

Yes 53:8

Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.

Dan 9:26 –  Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa.

Yes 53:9

Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

Yes 42:1-3 –  Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi  dengan setia ia akan menyatakan hukum.;

Mat 27:57-60 –  Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.

Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya.

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,

lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.;

1 Pet 2:22 – Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

Pengorbanan Hamba yang Benar

Yes 53:10

Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.

Maz 22:30 –  Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

Yes 53:11

Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.

Yes 42:1 –  Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.;

Yes 45:25 –  tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah di dalam TUHAN.”;

Rom 5:18 – Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.

Rom 5:19 – Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Yes 53:12

Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

1 Yoh 3:16 – Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Mark 15:27 –  Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya.

Lukas 23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

1.    Menghadapi ketidak-percayaan dan penolakan

Perjanjian Lama (PL)

Yesaya 53:1-3 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan? Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.

Perjanjian Baru (PB)

Yoh 12:37, 38 Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?”

Lukas 23:18 Tetapi mereka berteriak bersama-sama: “Enyahkanlah Dia, lepaskanlah Barabas bagi kami!”

Yoh 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.

Yoh 7:5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya.

2.    Pengorbanan

Perjanjian Lama (PL)

Yesaya 53:4-5 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

Perjanjian Baru (PB)

Roma 5:6,8 Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Akan tetapi Allah

menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

3.    Berdiam diri ketika dituduh

Perjanjian Lama (PL)

Yesaya 53:7  Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Perjanjian Baru (PB)

Mat 27:12-14 Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia, Ia tidak memberi jawab apapun. Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?” Tetapi Ia tidak menjawab suatu katapun, sehingga wali negeri itu sangat heran.

Yoh 1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

4.    Dimakamkan dalam kubur orang kaya

Perjanjian Lama (PL)

Yesaya 53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

Perjanjian Baru (PB)

Mat 27:57-60 Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.

5.    Disalibkan diantara penjahat

Perjanjian Lama (PL)

Yesaya 53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Perjanjian Baru (PB)

Markus 15:27-28 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya. (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.”)

Matius 23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

The Jewish historian Flavius Josephus

Flavius Josephus was a Jewish historian. He wrote around the end of the first century AD, and his two most significant works were the ‘Jewish War’ and the ‘Antiquities of the Jews’.

Josephus was born around 37 AD, and became a Pharisee. He then joined the zealots who rebelled against Roman rule between 66 and 74AD, becoming a leader of their forces in Galilee, and living through the Roman destruction of Jerusalem in AD 70. He was captured by the Romans, and would have been executed, but he went over to them.

Josephus became the Roman emperor’s adviser on Jewish affairs, and died in about 98 AD. ‘Josephus’ was his Jewish name, and he took the name ‘Flavius’ in honour of the family of his imperial sponsor. His ‘Jewish War’ was largely based on his first-hand experiences. It focuses on the period AD 66 to 73. ‘Antiquities of the Jews’ covers the whole of history up to AD 66. Out of twenty books, six cover the period from the reign of Herod the Great to AD 66 – i.e. the period when Jesus lived.

In his writings, Josephus mentions the Pharisees, the Sadducees, and the Herodians. He mentions Caiaphas, Pontius Pilate, John the Baptist, Jesus (twice) and James the brother of Jesus. He also mentions the Essenes – the strict religious sect within Judaism that founded the Qumran community, where the Dead Sea Scrolls were found. In fact, Josephus says that he spent some time with the Essenes. This is how he describes it (Cited by Carsten Peter Thiede in ‘The Dead Sea Scrolls and the Jewish origins of Christianity.’):

When I was about sixteen, I wanted to gain first-hand experience of our different movements. There are three: first, the Pharisees, second the Sadducees, and third the Essenes – as I have noted frequently. I thought I would be able to choose the best, by learning about all these schools. Thus I steeled myself for the task and studied the three courses with some effort.

In book 18 of the Antiquities, 63-64, the text of Josephus as we have it today says:

About this time there lived Jesus, a wise man, if indeed it is lawful to call him a man, for he was a performer of wonderful deeds, a teacher of such men as are happy to accept the truth. He won over many of the Jews and many of the Gentiles. He was the Christ, and when Pilate, at the suggestion of the leading men among us, had condemned him to the cross, those who had loved him at the first did not forsake him; for he appeared to them alive again on the third day, as the prophets of God had foretold these and ten thousand other wonders about him. And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct to this day.’

In fact, this text is a bit too much of a good thing for our purposes. It seems unlikely that a Jew such as Josephus would have written some of the things in this passage. Most scholars today agree that it has been altered by early Christians seeking to ‘improve’ it. It seems more likely that Josephus originally wrote something like this:

About this time there lived Jesus, a wise man, for he was a performer of wonderful deeds, a teacher of such men as are happy to accept the truth. He won over many of the Jews and many of the Gentiles. When Pilate, at the suggestion of the leading men among us, had condemned him to the cross, those who had loved him at the first did not forsake him; and the tribe of Christians, so named from him, are not extinct to this day.’

Even without the questionable additions, notice what this passage tells us about Jesus:

  • He was a real historical person
  • He was a teacher
  • He was a worker of wonders (miracles)
  • He gathered a band of followers, who continued to follow him after his death.

However, there is a second reference to Jesus in the works of Josephus. In Antiquities 20.200, he describes how, in AD 62, the high priest Ananus was deposed because he had illegally

convened the Sanhedrin [the highest Jewish religious court / governing body]. He had brought before them the brother of Jesus the so-called Christ, who was called James, and some other men, whom he accused of having broken the law, and handed them over to be stoned.

Notice the following points from this quotation from Josephus:

  • Jesus had a brother called James
  • James was executed by the Jewish leaders in AD 62
  • There were claims that Jesus was the Messiah (that is, the Christ).

There is one other important point to notice from this quotation. Most scholars do not doubt the authenticity of this second reference to Jesus. Yet this passage refers to Jesus as the ‘so-called Christ’. This brief comment appears to link back to Josephus’ earlier reference to Jesus, and may even show that what he originally wrote there included some such comment as ‘Jesus the so-called Christ.’ Several of the books listed include some discussion of these passages from Josephus.

“Pengorbanan yang besar ini tidak dibuat untuk menciptakan dalam hati Bapa suatu kasih kepada manusia, bukan untuk membuat Dia bersedia menyelamatkan. Tidak, tidak! “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal” (Yoh 3:16). Bapa mengasihi kita, bukan karena pengorbanan besar itu, melainkan Dia menyediakan pengorbanan itu karena

Dia mengasihi kita.” Step to Christ p.13.

Kesimpulan: Yesus yang pernah hidup di dunia ini kurang lebih dua ribu tahun yang lalu adalah Mesias yang dinubuatkan nabi Yesaya dalam kitabnya, Yesaya pasal 53. Semoga iman kita lebih teguh untuk menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi kita dan semakin menghargai pengorbanan-Nya dan kasih-Nya dengan merespons kasih itu dengan kasih kita kepada-Nya.
(Drs. Robin Wijaya, MBA)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment